Senin, 06 Mei 2013

Tiket oh Tiket

Mau cerita dari mana dulu ya ? aku rasa semua harus diceritakan. PENTING ! Dari awal dulu ah, hari itu hari Minggu, bulan April lalu. Memang seperti biasa, setiap hari Minggu aku mencari tempat penghilang stress disini. Rumah Cahaya (Rumcay) FLP Aceh. Tempat tongkrongan baru. Kebetulan selama aku gabung di FLP, baru sekali aku gak datang kelas menulis. Itu pun gara-gara Liputan yang jauh. #oh..oh

Selesai kelas menulis, massa diambil alih oleh Bang Ferhatt.com. #Promosi Blog. Maklum beliau sangat senang jika blognya dipromosikan. ckckck. Sesepuh FLP ini yang sejak minggu lalu telah mengabarkan mengenai kedatangan GOL A GONG. Ternyata dia menyampaikan bahwa hari itu juga sudah harus terbentuk panitia acara. Yang umumnya, anak lulusan Lubuk Februari lalu. Terpilihlah Bang Aslan Saputra sebagai kepala suku untuk memimpin kami.



"Tulis sendiri dimana kalian mau seksinya." kata Sesepuh, Bang Ferhatt.com

Akupun, sungguh bahagia, karena tidak divonis langsung untuk dipilih dibidang apa. Setelah aku pilih-pilih. Sepertinya, bidang kesekretariatan bagus juga. Palingan kerjanya cuma buat bed panitia. Kububuhi nama ku di Anggota Kesekretariatan. Diikuti oleh Nawra dan Kak Sari, yang ingin setia menemaniku di kesekretariatan.

TERNYATA !!!! si sesepuh, Bang Ferhatt.com memindahkan saya menjadi Ketua Seksi Kesekretariatan.

"apa nie ? Semua jadi anggota. Mana ketuanya. Dara dinaekin aja ya jadi ketua." Teriak Bang Ferhatt.com
Aku hanya bisa pasrah. Dalam hati masih menenangkan diri bahwa pekerjaan di seksi kesekretariatan hanya membuat BED. Yasudahlah.

Satu hari. Dua hari. Tiga hari. "Darraaaaaaa, Tiket udah bisa dibuat. Target kita 200 lembar ya." datang sms dari Bang Ferhatt.com. OMG, Ternyata saya harus buat tiket secepatnya. 200 lembar ???? Banyak ya ? Setelah mendapatkan sms seperti itu. Aku masih bersantai ria. Kamis. Jum'at. Sabtu. Pluup Jatuh lagi ke Minggu. Busyet. "Daraaaaa, Gimana Tiketnya ? Udah diprint ?" tanya Bang Ferhatt.com di Rumcay.

"Iya Bang, bentar lagi juga mau diprint. Udah dibuatin sama si Adit" jawabku santai. Beberapa hari yang lalu, aku telah memberikan format tiket diselembar kertas. Adit, selaku Sekretaris tidak sedikitpun menolak ketika aku minta bantuan membuat Tiket. "Adit,. Bantuin kami buat tiketlah. Gak pinter" bujukku suatu hari di rumcay.

Dia hanya mengiyakan saja, akhirnya tiketpun JADI. Dengan bantuan si Adit sang Sekretaris yang sangat baik, tidak sombong serta rajin menabung. Pertama, kami (Aku, Adit dan Nawra) mencetak tiket hanya 100 tiket. setelah dilihat-lihat ternyata sangat tanggung. "kita cetak 300 terus aja ya dar" kata Adit. Aku mengangguk tanda mengiyakan sambil memotong tiket.

Tiket sudah jadi, Dan.Dan..waktunya menjual. Bang Doni, pun membantu menaruk di Oxxo dan WM Darussalam. Satu. Dua. Tiga. empat hari. Tiket BELUM laku terjual. sudah setiap hari kami duduk di rumcay untuk menunggu keajaiban datangnya orang membeli tiket acara Workshop Gol A Gong kami. "Ya Allah berilah kami kemudahan dalam menjual tiket Ya Allah." Doa mulai kupanjatkan disetiap Sholat.

Bang Roby, Ketua FLP pun menyarankan agar tiket diberikan kepada masing-masing panitia agar penjualan lebih mudah. Aku mengikuti sarannya. kubagikan semua tiket. hanya 50 tiket lagi yang tersisa ditanganku saat itu. Bang Doni pun mulai menyampaikan misi nya untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah. Sepertinya ide bang Doni perlu ditampung. # idenya cakep. Untuk kemaslahatan Tiket. ckckck

"Kita buat surat kesekolah ya Darraa,." kata Pak ketua Aslan. kamipun mulai mendatangi sekolah-sekolah. Selama seminggu. Ternyata. Allah mengabulkan doa aku. Tiba-tiba permintaan Tiket melonjak banyak, di SMA Riab permintaan 110 tiket. # Busyett deh. aku mulai gabuk sendiri. Gimana ya ? Dari mana aku harus dapat tiket segitu banyak, sedangkan tiket sudah disebar ke panitia.

Mereka (Bang Aslan dan Bang Doni) memberi solusi bahwa tiket kita tarik lagi dari panitia. LOH ? Gmana Caranya ? Aku harus ngomong apa ? aku pun mengambil tindakan sms dan menelpon beberapa panitia yang aku rasa tidak garang dan bersedia memberikan tiketnya padaku. Ternyata ada. Siti, dan Kak Husna sudah mau memberikan tiket. Hati mulai sedikit lega.

Tak hanya Riab yang permintaan tiketnya melonjak. Alfityan pun demikian. Man Model pun demikian. Bahkan ada yang minta lagi. Subhanallah. Keren kali tu anak sekolahan. pada tertarik menjadi penulis novel. Kami mengambil tiket dari tiket Box, Oxxo dan WM kami mengabarkan kepada mereka bahwa tiket "SOULD OUT" mantapppp..!

Bahkan tanpa diduga-duga para bocah-bocah sekolahan itu duluan memberi uang, padahal jelas-jelas tiketnya belum ada sama kami masih sama panitia. Hari pun berlalu, makin hari. makin hari. Tiket udah mulai terjual banyak. Banyak yang menelpon, Sms masuk ke ponselku bertubi-tubi. #jadi artis dadakan.

"dek, masih ada tiket workshop"
"buk, saya mau pesan tiket worksop 5 kursi"
"betul dengan Dara? boleh kenalan gak?" # Busett.. sms demikian kerap aku dapatkan semenjak no ponsel tersebar di kertas brosur workshop. Malah ada yang sms minta dikirimin jawaban Ujian nasional. #Dasar nie bocah-bocah sekolahan.

Tiket mulai Sould Out, tapi setelah dihitung, uangnya belum se sould out tiket. Bahkan ketika dihitung. hitung. Tiketnya malah lebih jadi 305. padahal yang tercetak kemarin bersama Adit 300 tiket. LOH ? kok bisa ada 5 tiket lagi ya ? darimana kah tiket itu datang ?

---- ngomong-ngomong tulisannya panjang ya. ckckcckck ----

Tiket masih ada di panitia. Jujur aku mulai gundah lagi. gimana cara aku bilang tiket itu untuk dikembalikan. Gak tau gimana cara bilangnya. gimana cara smsnya. akhirnya, digedung Mahkamah syariat H minus 2 acara workshop.
"Daraaa, harus keras sikit. Jangan lembek kali. Harus tegas." seru bang Ferhatt.com di sambut manis dengan Bang Doni. Bang Aslan hanya terdiam di sudut ruangan.

 "Sini hape dara. biar abang yang sms kalau dara gak berani." Seru bang Doni, sambil menarik ponselku. #kejam.
"Jangan sms yang enggak-enggak tu. pake no dara lagi." sahutku
"tenang aja dara. nanti kita taruk nama bang ferhat dibawah smsnya" seru bang doni.
Aku pasrah. sangat pasrah. dan ternyata berefek positif beberapa panitia mulai mendatangiku memberikan tiket dan uang. Alhamdulillah. Terimakasih para abang-abang.[]

8 komentar:

Unknown mengatakan...

Hahaha, mantab usul Doni, di bawahnya taruk nama Bg Ferhat.. *trik yang bisa dipergunakan di acara selanjutnya..

Aslan Saputra mengatakan...

Mantap (y)

Darahersavira mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Darahersavira mengatakan...

Iya mantap kali usul bang doni lah..
Yeyeyee,.. akhirnya acara kita suksess,..
Alhamdulillah yah,..

Unknown mengatakan...

Alfatihah.. Semoga selanjutnya bisa lebih dari yang kemaren.. Amin :)

Darahersavira mengatakan...

Amin ya Allah,.. :)

Unknown mengatakan...

nice story :)

Darahersavira mengatakan...

:) Terima Kasih Nawra :D

Posting Komentar