Rabu, 13 Agustus 2014

Surat untuk mama^^


Ini sebuah surat. Surat biasa, sangat biasa. Aku miskin kata, miskin tinta bahkan aku miskin cerita. Karena itu telah hampa aku rasakan. Surat ini aku titipkan untuk mama, aku hantarkan untuk mama. Beliau yang telah pergi meninggalkan semua kisah sepuluh tahun yang lalu. Yang meninggalkan gadis kecilnya diantara ramainya manusia, ditengah hebatnya masalah dan diakhir habisnya air mata ini.
Apa kabar ma ? Ah, aku disini telah lelah menemukan kisah bahkan mengakhiri kisah tanpamu. Tapi tetap saja, ada satu kisah yang tak akan pernah bisa aku akhiri ma. Iya, itu kisah kita. Kisah kerinduan seorang gadis kecil yang mendalam kepada sosokmu. Tak bisa lagi aku utarakan bagaimana rasanya rindu ini, sangat merindu !

Ingin rasanya aku utarakan, tapi tak dapat. Hanya sanggup menahan getirnya, hanya sanggup mengurai air mata bersama pena dan secarik kertas putih tanpa noda. Ingin sekali, waktu berputar atau mungkin kenyataan dapat berubah. Dapat membalikkan semuanya. Ahh..~ aku yakin tak ada yang mungkin. Semua itu bisa terjadi jika Allah telah berkehendak bukan.

Dan bahkan sejauh ini, aku juga bisa mengatakan bisa saja Allah menakdirkan mama tak akan pernah kembali. Iyaaa,.. ini suatu kisah tentang aku dan kenanganmu. Aku hanya bisa mengatakan melalui surat ini, Aku Merindukanmu Mama, sangat merindukanmu. Sampai kapanpun. Sampai aku tak lagi memiliki nafas yang Tuhan berikan, sampai Tuhan tak lagi memberi detakan pada jantung ini. Bahkan sampai aku telah bersamamu nanti. Tetap saja aku merindukanmu.

Terima Kasih Mama, untuk semuanya. Aku seperti saat ini, karna ada wanita sepertimu. Yang selalu mengalirkan cinta dan kasih sayang, yang selalu menjadikan mandiri dan yang selalu mengajarkan aku untuk pantang menyerah. 

Aku Selalu Dalam Keadaan Mencintaimu Mama 

0 komentar:

Posting Komentar