Rabu, 08 Agustus 2012

Gadis berkaca mata itu AKU

Kenapa harus heran, jika aku berkaca mata kembali ?

Aku mulai berkaca mata sejak duduk dibangku kelas 1 sekolah menegah atas. Wajar saja sejak kecil aku sudah gemar membaca buku. Buku apa saja menjadi pilihan untuk aku baca. Sejak duduk dibangku MTsN, aku sering membaca sambil tidur, apalagi membaca komik atau teenlit.
Duduk di bangku Sekolah menegah atas, baru ayahku menyadari kalau mata putrinya telah mengalami rabun. Ketika menonton televisi jarak yang kupilih sangatlah dekat. Ketika ayah pergi ke optik untuk memperbaiki kaca matanya, aku pun di ikut sertakannya untuk memeriksa keadaan mataku.

Ternyata benar dugaan ayah. Aku sudah rabun, minus mataku awal diperiksa adalah minus dua. Heran ayahku kaget, berhubung dulu ayah berjualan nasi goreng seafood dan juice. Aku pun dipaksaanya setiap hari untuk meminum juice wortel. Jujur aku tak suka wortel,. apalagi untuk sebuah minuman. Ayah tetap menjalankan terapi mataku, setiap malam, ketika aku belajar ia mengantarkan ku segelas juice wortel dan menunggu hingga juice itu abis aku teguk.

Disekolah aku mulai berkaca mata,. Berkaca mata tak menjadi penghambat segala aktivitas ku, hanya saja aku sering kelupaan menaruk kaca mata ketika selesai sholat di musholla sekolah. Wajar itu adalah sebagian dari kecerobohan yang sudah menjadi gaya hidup bagiku.

Yang membuat aku heran, setiap orang yang mengenalku. Dengan rupa berkaca mata, mereka berfikir aku sudah terlalu pandai dalam segala bidang. Sebenarnya aku tak seperti itu,. Jika tak bisa menjawab kertas ulangan jalan pintas pun aku pakai seperti membuka mbah google atau meminta jawaban yang akurat dari teman yang terpercaya.

Tetapi, berkaca mata dapat memotivasikan aku untuk terus menjadi yang nomer satu. Walaupun jarang untuk menjadi yang nomer satu. Lulus dari SMA, aku ingin mencoba memakai lensa kontak. Lensa kontak yang aku pakai hanya lensa bening yang ada minusnya. Seminggu pertama aku pakai lensa, aku tak nyaman mata ku iritasi, disebabkan oleh aku lupa melepasnya ketika tidur.


Kaca mata sudah mulai ku lepas, walaupun terkadang jarak tak terlihat. Aku ingin tampil beda,. Itu sajaa..
tapi setahun pakai lensa aku merasa tak puas. Dan Tak memberi rasa nyaman.
Maka sekarang aku sudah memutuskan kembali untuk memakai kaca mata kembali.

Iya benar, Gadis berkaca mata itu Aku.. ^^

2 komentar:

naratif.blogspot.com mengatakan...

sekarang kacamatanya kemana?
kok gak pernah dipakai lagi.
hhahaaa

Darahersavira mengatakan...

tenang..
ntar dara pakai lagi :)
tunggu saja tanggal mainnya..

Posting Komentar